Jumat, 07 Maret 2014

  1. Aitchison berpendapat bahwa psikolinguistik adalah studi tentang bahasa dan minda (Dardjowidojo, 2003: 7). Sejalan dengan pendapat di atas, (Field, 2003: 2) juga mengemukakan bahwa psikolinguistik membahas hubungan antara otak manusia dengan bahasa. Minda atau otak beroperasi ketika terjadi pemakaian bahasa. Karena itu, Harley berpendapat bahwa psikolinguistik adalah studi tentang proses mental-mental dalam pemakaian bahasa (Dardjowidjojo, 2003: 7).
    Sumber : http://www.pengertia
  2. Psikolinguistik adalah suatu studi mengenai penggunaan bahasa dan perolehan bahasa oleh manusia (Level, 1975).
    Psikolinguistik adalah studi mengenai manusia sebagai pemakai bahasa, yaitu studi mengenai sistem-sistem yang ada pada manusia yang dapat menjelaskan bagaimana manusia dapat menangkap ide-ide orang lain dan bagaimana ia dapat mengekspresikan ide-idenya sendiri melalui bahasa, baik secara tertulis maupun lisan (Kempen, 1976).
    Psikolinguistik adalah pendekatan gabungan melalui psikologi dan linguistik bagi telaah atau studi pengetahuan bahasa, bahasa dalam pemakaian, perubahan bahasa, dan hal-hal yang ada kaitannya dengan itu yang tidak begitu mudah dicapai atau didekati melalui salah satu dari kedua ilmu tersebut secara terpisah atau sendiri-sendiri (Lado, 1976:220).
    Psikolinguistik adalah suatu ilmu yang meneliti bagaimana sebenarnya para pembicara/pemakai sesuatu bahasa membentuk/membangun atau mengerti kalimat-kalimat bahasa tersebut (Bach, 1964:64).
    Psikolinguistik adalah studi atau telaah mengenai behavior atau peri laku linguistik yaitu performansi atau perbuatan dan perlengkapan atau aparat psikologis yang bertanggung jawab atasnya (Langacker, 1968:6).
    Psikolinguistik adalah telaah mengenai produksi (sintesis) dan rekognisi (analisis) (Lyons, 1968:160).
    Psikolinguistik adalah telaah mengenai perkembangan bahasa pada anak-anak, suatu introduksi teori linguistik ke dalam masalah-masalah psikologis (Palmatier, 1972:140).
    Psikolinguistik adalah sebagai suatu studi tentang bahasa dan minda (Aitchison, 1998:1).
    Psikolinguistik adalah sebagai suatu studi tentang proses-proses mental dalam pemakaian bahasa (Harley, 2001:1).
    Psikolinguistik adalah pendekatan gabungan melalui psikologi dan linguistic bagi telaah atau studi pengetahuan bahasa, bahasa dalam pemakaian, perubahan bahasa, dan hal-hal yang ada kaitannya dengan itu yang tidak begitu mudah dicapai (Robert Lado dalam Tarigan, 1985:3).
    Psikolinguistik adalah suatu ilmu yang meneliti bagaimana sebenarnya para pembicara atau pemakai sesuatu bahasa membentuk atau membangun atau mengerti kalimat-kalimat bahasa tersebut (Emmon Bach dalam Tarigan, 1985:3).
    Psikolinguistik adalah telaah akusisi bahasa dan tingkah laku linguistic terutama mekanisme psikologi yang bertanggung jawab atas kedua aspek itu (Langacker, 1973:6).
    Psikolinguistik adalah psikologi yang diorientasikan secara linguistis atau linguistik yang diorientasikan secara psikologis (Diebold dalam Slama, 1973:39).
    Psikolinguistik adalah telaah tentang hubungan antara kebutuhan-kebutuhan kita untuk berekspresi dan berkomunikasi dan benda-benda yang ditawarkan kepada kita melalui bahasa yang kita pelajari sejak kecil dan tahap-tahap selanjutnya (Paul Fraisse dalam Slama, 1973:39).

    SUMBER: Mar’at, Samsunuwiyah. 2005. Psikolinguistik Suatu Pengantar. Refika Aditama: Bandung.
    Tarigan. 1985. Psikolinguistik. Angkasa: Bandung.
    Dardjowidjojo. 2003. Pengantar Pemahaman Manusia. Dea Grafis: Jakarta.
    Pateda. 1990. Aspek-aspek Psikolinguistik. Nusa Indah: Yogyakarta.
    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama : Bagas Satriawan
      NIM : A.310 090 024
      Psikolinguistik adalah ilmu yang mempelajari proses-proses mental yang dilalui oleh manusia dalam mereka berbahasa. ( Soenjono, 2003 : 7). Secara rinci psikolinguistik mempelajari empat topik utama : (a) komperhensi, yakni, proses-proses mental yang dilalui oleh manusia sehingga mereka dapat menangkap apa yang dikatakan orang dan memahami apa yang dimaksud, (b) produksi, yakni, proses-proses mental pada diri kita yang membuat kita dapat berujar seperti yang kita ujarkan, (c) landasan biologis serta neurologis yang membuat manusia bisa berbahasa, dan (d) npemerolehan bahasa, yakni, bagaimana anak memperoleh bahasa mereka.
      Hapus
    2. Nama : Yeni Rohmawati
      NIm : A310090014
      Kelas : VI A
      Tugas Psikolinguistik

      Definisi Psikolinguistik
      Robert Lado, seorang ahli dalam bidang pengajaran bahasa mengatakan bahwa “psikolinguistik adalah pendekatan gabungan melalui psikologi dan linguistik bagi telaah atau studi pengetahuan bahasa, bahasa dalam pemakaian, perobahan bahasa, dan hal- hal yang ada kaitannya dengan itu yang tidak begitu mudah dicapai atau didekati melalui salah satu dari kedua ilmu tersebut secara terpisah atau sendiri- sendiri”. (Lado, 1976: 220).
      Emmon Bach dengan singkat dan tegas mengutarakan bahwa “psikolinguistik adalah suatu ilmu yang meneliti bagaimana sebenarnya para pembicara/ pemakai sesuatu bahasa tersebut” (Bach, 1964: 64).
      Menurut Ronald W. Langacker “psikolinguistik adalah studi atau telaah mengenai behavior atau perilaku linguistik yaitu performansi atau pembuatan dan perlengkapan atau aparat psikologis yang bertanggung jawab atasnya”. (Langacker, 1968: 6).

      Sumber: Tarigan, Hendry Guntur. 1986. Psikolinguistik. Bandung: Angkasa.
      Hapus
  3. Nama : Nurul Fadilah

    Nim : A310 090 045

    1. Psikolinguistik berarti ilmu yang mempelajari proses-proses mental yang dimulai oleh manusia dalam mereka berbahasa (Dardjowidjojo, 2005:7)

    2. Psikolinguistik adalah suatu studi mengenai bagaimana pengamatan atau persepsi orang dewasa tentang bahasa dan bagaimana ia memproduksi bahasa (Mar'at, 2005:1)

    3. Psikolinguistik adalah sebagai studi tentang proses-proses mental dalam pemakaian bahasa (Harley, 2001:1)

    4. Psikolinguistik adalah telaah mengenai perkembangan bahasa pada anak-anak, suatu introduksi teori linguistik ke dalam masalah-masalah psikologis (Palmatier, 1972:140)
    Balas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar